Grebek Komunitas

JCM UIN
JCM didirikan pada 29 Oktober 1993, bertepatan dengan hari Sumpah Mahasiswa. Pada saat itu, Piala Su’alik pertama diberikan kepada Eros Djarot, sutradara film **Nyoman Jadi Presiden**. Penghargaan Su’alik juga diberikan kepada Yudi Subrata dengan film Badut-Badut Kota, dan Nano Riantorno dengan film Cemeng 2005. Walaupun JCM berdiri sejak 1993, baru menjadi UKM pada 1997 saat Abdur Rozaki menjabat Ketua Senat Mahasiswa Universitas.

Avikom UPN
Avikom adalah Kelompok Studi Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN Yogyakarta, didirikan 20 Mei 2001 untuk mengembangkan karya audiovisual, khususnya film, serta mengasah kreativitas mahasiswa melalui produksi dan pelatihan film.

MM Kine Klub UMY
MM Kine Klub UMY adalah unit kegiatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di bidang film, didirikan 27 April 1997, yang mewadahi minat mahasiswa dalam menonton, berdiskusi, dan membuat film.

AJ Kine Atma Jaya
AJ Kine Klub adalah UKM Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang fokus pada pembuatan dan apresiasi film.

SELLING (Selasa Screening) JFA
Selasa Screening lahir untuk menjawab kebutuhan terhadap wadah khusus pemutaran film di kampus JFA. Memanfaatkan jadwal kuliah yang senggang dihari selasa, Ryan Ardyansyah, Aditya Raka Pranowo, Ahmad Ammar Arfano, Wisnu Setiawan, dan Fadhil Senopary menginisiasi berdirinya selasa screening pada september 2019.
Acara
Lilin Redup

Catatan Program
Memiliki jejaring yang baik tentunya sangat membantu perkembangan baik komunitas maupun masing-masing anggotanya. Tidak semua orang diberkahi pengetahuan serta kemampuan bersosial yang mumpuni untuk bisa membangun jejaring yang baik. Maka Malam Lilin hadir untuk menciptakan ruang-ruang berkenalan, baik antar komunitas maupun antar anggotanya untuk menciptakan relasi serta ekosistem yang baik bagi perkembangan setiap komunitas.
Forum Dalam Forum

Catatan Program
Forum diskusi antar komunitas dengan skala besar semakin hari dirasa semakin kurang efektif. Keterbatasan penentuan topik untuk mengakomodasi seluruh komunitas dari berbagai latar belakang, meningkatnya rasa minder untuk berbicara dalam forum besar, hingga terbentuknya forum dalam forum yang memecah konsentrasi serta arah diskusi menjadi beberapa faktor penyebab kurang efektifnya diskusi dalam forum besar. Untuk itu, Forum Komunitas Sewon Screening 10 dengan sengaja menciptakan Forum dalam forum guna mengakomodasi berbagai keresahan komunitas, mewujudkan diskusi yang lebih interaktif, membagi topik diskusi dengan lebih spesifik namun tetap sesuai dengan tema utama Sewon Screening 10, Persistence.
1. Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Sharing Film
Forum diskusi antar komunitas dengan skala besar semakin hari dirasa semakin kurang efektif. Keterbatasan penentuan topik untuk mengakomodasi seluruh komunitas dari berbagai latar belakang, meningkatnya rasa minder untuk berbicara dalam forum besar, hingga terbentuknya forum dalam forum yang memecah konsentrasi serta arah diskusi menjadi beberapa faktor penyebab kurang efektifnya diskusi dalam forum besar. Untuk itu, Forum Komunitas Sewon Screening 10 dengan sengaja menciptakan Forum dalam forum guna mengakomodasi berbagai keresahan komunitas, mewujudkan diskusi yang lebih interaktif, membagi topik diskusi dengan lebih spesifik namun tetap sesuai dengan tema utama Sewon Screening 10, Persistence.
2. Dari Skena Untuk Skena
Memiliki ide yang bernilai tinggi tentu menjadi aset yang sangat berharga. Sebagai pegiat film, ide tersebut pastinya dijadikan sebuah film sebagai produknya. Padahal film juga bisa dijadikan sebuah aset. Dari satu film kita bisa mengolahnya menjadi berbagai bentuk lain bahkan hingga berkolaborasi dengan disiplin ilmu yang lain.
Melalui pola pikir tersebut, pengolahan sebuah ide tidak akan selesai pada film. Akhirnya film akan menjadi aset yang menghasilkan berbagai produk lain yang bisa meningkatkan nilai bahkan pemasukan finansial bagi pemilik idenya.
3. Singkat, Padat, Dekat
Menyelesaikan permasalahan atau ke-rungkad-an dengan diskusi yang intens selalu menjadi pilihan yang ideal. Namun menemukan partner diskusi yang tepat terkadang menjadi tantangan tersendiri. Menemukan sosok yang lebih berpengalaman dan ahli saja sudah sulit, apalagi menemukan seseorang yang dengan rela mendengarkan keresahan kita hingga membantu menyelesaikannya.
Untuk itu, Forum Komunitas Sewon Screening 10 menghadirkan ruang konsultasi untuk komunitas bertemu dengan rekan sejawat yang lebih berpengalaman agar bersama sama berdiskusi, menjawab, serta menyelesaikan keresahan-keresahan komunitas masa kini.
Kolaborator

PEHAGENGSI; ALTER\NATIVE
Pehagengsi adalah supergrup dengan kemampuan yang ‘terbatas’, meyakini bahwa produksi pengetahuan adalah kunci utama, Visual-Audio salah satu disiplinnya dan Alter Native adalah semangatnya. Berfokus pada alter native periklanan/pemasaran untuk produk terbaikmu.
Baru saja membuat pancaragam aktivitas di Cherrypop Festival 2024 bersama Lintas Kultura dan Akademi Bahagia EA, Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2023. Film dokumenter panjangnya, Murdijati Gardjito (Hindra, 2023) Competition Selected di Festival Film Dokumenter 2023. Sekarang sedang menyelesaikan 1 film animasi-action-comedy dengan sutradara Arief Khoirul Alim kolaborasi dengan Studio Wanara (Bandung) dan .Feast (Sun Eater-Jakarta). Film YK 48 (Riezky AP, 2022) berhasil memborong piala untuk Film terbaik, cerita terbaik, editing terbaik, dan sutradara terbaik pada Tanah Lado Festival 2022 (Lampung). Sejak Mei 2024 bergabung bersama Mergo Konco Studio
Sebagai pendukung segala peluh kesahnya, Pehagengsi juga menjalankan beberapa programnya seperti Sekejap, Mantap!, Tabrak Lari (Magang), Bioskop Musik, Pehagengster sambil sesekali berjualan Merchandise dengan kolaborasi bersama Tutbek; Pehagengstore!
Kencan Kilat

Catatan Program
Memiliki kesempatan bertemu dengan stakeholder dari berbagai bidang untuk mempresentasikan ide hingga berkolaborasi dalam mewujudkannya, tentu jadi impian semua komunitas bahkan semua orang. Meskipun dalam waktu yang begitu singkat, kesempatan tersebut tentu amat berharga bila dimanfaatkan semaksimal mungkin. Melalui program Kencan Kilat, Forum Komunitas Sewon Screening 10 ingin mewujudkan ruang pertemuan komunitas dengan stakeholder terkait untuk membangun relasi antara pelaku ekosistem film masa kini dengan para stakeholder sebagai upaya terciptanya kolaborasi untuk perkembangan ekosistem film Indonesia dimasa kini hingga dimasa yang akan datang
Kolaborator

IDN Pictures
Layar Arisan

Catatan Program
Arisan Film merupakan program layar komunitas Sewon Screening 10. Setiap film memiliki hak yang sama untuk bertemu penonton. Menciptakan sebuah film pasti memerlukan kerja keras, dedikasi, kegigihan, bahkan pengorbanan. Maka dari itu, setiap film memiliki hak yang sama untuk bertemu penontonnya. Dengan sistem “arisan” kami ingin menghilangkan sistem kurasi untuk memberi kesempatan bagi komunitas-komunitas menayangkan film mereka secara eksplisit, menunjukkan “kegigihan” mereka untuk terus mencari layar dan membagikan perspektif mereka lewat film
Peserta Forum Komunitas

Himpunan Mahasiswa
Film dan Televisi UPI (Bandung)
HMFT UPI adalah organisasi kemahasiswaan untuk mahasiswa S1 Film dan Televisi UPI, yang dibentuk pada tanggal 4 Oktober 2019. Organisasi ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi mahasiswa Film dan Televisi serta memberikan dukungan kepada mereka dari segi kreatifitas. Organisasi ini mengadakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menampung aspirasi mahasiswa Film dan Televisi, baik di bidang akademik maupun non akademik.

Xinemax Pictures (Yogyakarta)
Komunitas xinemax merupakan komunitas gebrakan baru yang saat ini berfokus pada pemerataan sineas pada usia remaja. Dan fokus pada entertainment bukan hanya film melainkan literasi terkait cakap bermedia. Berdiri tahun 2024 dipelopori oleh Winar Eka Cundha Martin , mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan.

Pallapa Pictures (DKI Jakarta)
Kami adalah komunitas yang berawal dari para pelajar (IKJ & Citra Film School) yang memiliki minat dan visi yang sama dalam menghasilkan karya seni dalam bentuk audio visual. Pallapa Pictures terbentuk pada tahun 2022. Kami merupakan komunitas kolektif yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan setiap anggotanya untuk dapat terus menciptakan ide-ide dan konsep-konsep kreatif.

Sinema Akhir Tahun (Surakarta)
Sinema Akhir Tahun adalah sebuah festival film tahunan mahasiswa Film dan Televisi ISI Surakarta, yang berdiri sejak tahun 2015, namun sempat terjeda selama 1 tahun. Sinema Akhir Tahun juga selalu memiliki tema dan penyajian film yang berbeda namun menarik pada setiap tahunnya. Saat ini Sinema Akhir Tahun memasuki tahun ke-9 dan akan memulai tahap baru.

Hima Produksi film dan televisi Universitas Dinamika
Selama empat tahun, mahasiswa akan belajar memadukan pengetahuan, teori dan prinsip-prinsip dengan keterampilan teknis merancang, memproduksi film atau animasi sesuai dengan standar industri. Mahasiswa juga akan belajar menganalisa film dan menulis naskah baik film live shoot maupun film animasi, serta memproduksinya. Setiap mahasiswa akan belajar menjadi sutradara, penulis naskah, kameramen, dan editor, masing-masing minimal 4 film dalam 2 tahun pertama. Mahasiswa akan menyutradarai naskah/skenario dari mahasiswa lain. Demikian juga dengan kameramen dan editor. Selain kemampuan di atas, mahasiswa juga dituntut menjadi pembelajar sepanjang hayat, yang mengutamakan intelektual berbasis riset dalam mendukung karya-karya mereka. Kemauan bekerja keras serta perolehan sertifikasi profesi maupun sertifikasi internasional akan menjadi nilai lebih dalam keprofesian di dunia kerja.

Biro FTV Udinus (Semarang)
Biro FTV dibentuk pada tahun 2016 yang diinisiasi oleh Petrus Yoshimitsu aka Koh Petrus yang juga merupakan angkatan pertama di Prodi FTV di Udinus. Biro FTV memang dibentuk untuk memberikan ruang apresiasi untuk filmaker Semarang khususnya Udinus dan berlanjut fokus pada pemuataran hingga saat ini.

Komunitas Sineas Muda Balikpapan
(Balikpapan)
Komunitas Sineas Muda Balikpapan didirikan pada 1 Januari 2012 di Balikpapan yang pada tahun tersebut KSMB memulai dengan video Clip berjudul Meski Jauh Dekat Dihati. Komunitas Sineas Muda Balikpapan kembali membuat karya film pendek pertamanya di tahun 2013 berjudul Hutang Is Not Crime : No Blood Guna memancing para seniman-seniman daerah balikpapan untuk lahir kembali melalui bidang perfilman. Pada tahun 2013 hingga 2014 KSMB mencoba melebarkan sayap untuk melahirkan sineas – sineas film melalui pelajar sekolah yang pada akhirnya Januari 2014 salah satu sekolah menengah atas SMA 5 Balikpapan memproduksi karya film pendek pertamanya dan berhasil meraih 5 Besar di salah satu Festival Film Pendek. Pencapaian yang diraih oleh Komunitas Sineas Muda Balikpapan menjadi pemicu munculnya sineas-sineas dikalangan pelajar.

UNSTRAT (Yogyakarta)
UNSTRAT resmi berdiri sebagai unit kegiatan mahasiswa di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 1984, dengan fokus dalam bidang sastra dan teater. Sinematografi di Unstrat dimulai saat Unstrat dimintai bantuan oleh Fourcolours Films dalam produksi mereka pada tahun 2003. Beberapa tahun setelahnya, pada tahun 2007, sinematografi diresmikan menjadi salah satu departemen di Unstrat hingga sekarang.

Anahita Film’s (Denpasar)
Komunitas ini terbentuk saat kami menerima tugas kampus yang ditugaskan untuk membuat karya film pendek dengan beranggotakan 5 orang. Nama anahita tercetus begitu saja tanpa adanya alasan yang jelas

KINE Klub FISIP UNS (Surakarta)
KINE Klub FISIP UNS merupakan klub kelompok mahasiswa untuk yang memiliki minat di bidang sinematografi produksi film dan apresiasi film yang berdiri sejak tahun 1988. Klub ini berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret yang beranggotakan mahasiswa FISIP UNS dengan minat di bidang perfilman.

Cinecussion Movie Exhibition
(Bandung)
Cinecussion singkatan dari “Cinema Discussion” merupakan sebuah program kerja yang di inisiasi oleh Keluarga Mahasiswa Televisi dan Film ISBI Bandung sejak tahun 2016. Cinecussion Movie Exhibition adalah sebuah pameran film yang didedikasikan menjadi layar untuk menonton, mengapresiasi, serta mendorong diskusi yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang seni perfilman dan lain sebagainya. Cinecussion Movie Exhibition pertama kali hadir pada tahun 2019 dan diselenggarakan setiap dua tahun sekali guna memberi ruang bagi para filmmaker, penikmat film, mahasiswa, maupun komunitas film se Asia Tenggara untuk memperkuat jaringan, merangsang explorasi baru, dan mendorong pertumbuhan industri film. Cinecussion bertujuan menciptakan wadah bagi mahasiswa dikampus dalam mengembangkan budaya menonton film dan berdiskusi untuk mengeksplorasi dunia sinema yang beragam, menghargai film tidak hanya sebagai bentuk hiburan tetapi juga sebagai seni yang mencerminkan masyarakat, budaya, dan pengalaman manusia.

Layar Hitam (Surakarta)
Berawal dari hobi yang sama, sekumpulan remaja dari berbagai macam sma di solo bermain-main dan menghasilkan beberapa film pendek.

Rakat Karsa (Kalimantan Selatan)
Rakat Karsa merupakan komunitas Audio Visual yang berawal dari sebuah kegiatan pemutaran film pelajar & mahasiswa pada tanggal 29 Juli 2023. Berbasis di Martapura, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan.

KMTF ISBI Bandung (Bandung)
KMTF (Keluarga Mahasiswa Televisi dan Film) ISBI Bandung, para mahasiswa jurusan Film dan Televisi di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Berawal dari komunitas kecil yang ingin mendalami seni film dan video, KMTF berkembang menjadi organisasi kemahasiswaan yang aktif dalam berbagai kegiatan perfilman, seperti: Pemutaran film: KMTF secara rutin mengadakan pemutaran film karya mahasiswa, film independen, dan film klasik untuk edukasi dan apresiasi seni film. Workshop dan seminar: KMTF menyelenggarakan workshop dan seminar tentang berbagai aspek filmmaking, seperti penulisan skenario, penyutradaraan, sinematografi, dan editing. Festival film: KMTF berpartisipasi dalam penyelenggaraan festival film mahasiswa dan independen. Pembuatan film: KMTF memproduksi film sebagai wadah bagi para anggotanya untuk menerapkan ilmu dan kreatifitas mereka. Saat ini, KMTF tetap aktif sebagai organisasi kemahasiswaan di ISBI Bandung. KMTF terus berinovasi dan mengembangkan program-programnya untuk mendukung para anggotanya dalam berkarya dan menjadi filmmaker yang berkualitas. KMTF juga terus berkontribusi dalam memajukan seni film di Indonesia melalui berbagai kegiatan dan programnya.

Creepic (Denpasar)
Komunitas ini terbentuk karena tugas kuliah yang dilakukan untuk UAS creepic = crew epic yaang berisikan anggota yang sangat epic.

Moksha Films (Denpasar)
Berawal dari keinginan teman-teman prodi Produksi Film dan Televisi angkatan 2023, ISI Denpasar yang ingin membuat film bersama dan terbentuklah komunitas Moksha Films.

HMP PFTV ISI Denpasar (Denpasar)
–

Forum Film MMTC (FFM) (Yogyakarta)
Forum Film MMTC, merupakan unit kegiatan mahasiswa yang hadir sebagai wadah untuk mahasiswa STMM MMTC Yogyakarta yang memiliki kecintaan di bidang perfilman. Forum ini tidak terbentuk secara kebetulan, melainkan sebagai hasil dari minat yang kuat di kalangan mahasiswa dalam produksi dan diskusi film.

Team Creative Multimedia (Balangan)
Team Creative Multimedia merupakan sebuah komunitas kecil yang berada di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Berdiri sejak tanggal 20 Juni 2015 Team Creative Multimedia bergerak di bidang Film dan juga Broadcasting. Sampai saat ini Team Creative Multimedia turut aktif di dunia perfilman dengan terus memberikan edukasi internal dan produksi film. Saat ini Team Creative Multimedia memperluas jejaring di Daerah Istimewa Yogyakarta karena beberapa anggotanya sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.

MM Kine Klub UMY (Yogyakarta)
MM Kine Klub UMY, singkatan dari Muhammadiyah Multimedia Kine Klub Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, adalah sebuah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dalam bidang perfilman. Klub ini merupakan tempat berkumpulnya mahasiswa yang memiliki minat dan kecintaan terhadap dunia film serta apresiasi terhadap karya-karya sinematik. MM Kine Klub UMY resmi didirikan pada tanggal 27 April 1997. Awalnya, klub ini terbentuk dari sekelompok mahasiswa yang memiliki ketertarikan yang sama dalam menonton film dan merasa perlu untuk mendiskusikan serta mengapresiasi film-film tersebut bersama-sama. Semangat untuk menciptakan sebuah komunitas yang bisa mewadahi minat ini mendorong mereka untuk membentuk sebuah klub resmi di lingkungan kampus. Sebagai unit kegiatan mahasiswa, MM Kine Klub UMY menyediakan berbagai kegiatan yang melibatkan anggotanya dalam dunia perfilman, mulai dari pemutaran film, diskusi film, workshop, hingga pembuatan film pendek. Klub ini juga berfungsi sebagai media bagi para mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan bakat mereka dalam bidang sinematografi dan multimedia. Dengan adanya MM Kine Klub UMY, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang inspiratif bagi para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk mengeksplorasi dunia perfilman serta mengapresiasi karya-karya film dengan lebih mendalam. Seiring berjalannya waktu, klub ini terus berkembang dan berkontribusi dalam memperkaya pengalaman serta pengetahuan anggotanya mengenai seni dan industri film.

Movin' Scape (Banjarbaru)
Berdiri pada tahun 2022 dengan nama komunitas Abirama Class yang masih berfokus pada produksi film. Sempat memproduksi 3 karya film pendek dan 1 Official Music Video. Film “Step No.4” yang diproduksi di tahun 2022 mendapat penghargaan “Best Film’ dan Best Cinematography” di Lomba Film Pendek Carnival 2022. Dan pada 2023 kami memproduksi “Nood Kink – Snuggle Bug (Official Music Video)”. Pada tahun 2024 kami melakukan akomodasi terhadap fokus komunitas menjadi distribusi film dengan muka profil Movin’ Scape.

String Movie Maniacs (Yogyakarta)
String Movie Maniacs is recognized as one of the oldest Student Activity Units (UKPS) in the English Literature Department at Sanata Dharma University. Since 2000, it has provided a nurturing environment for the development of English Literature Department students. Actively involved in both film production, education and appreciation, String Movie Maniacs has emerged as a vibrant film community in the Yogyakarta film industry.

Jagad Layar Sinema (Salatiga)
Jagad Layar Sinema berangkat dari beberapa komunitas film yang ada di UIN Salatiga sejak tahun 2016,komunitas komunitas tersebut memiliki visi dan corak yang sama,sehingga pada juli 2023,ada belasan komunitas yang sepakat untuk membentuk sebuah wadah yang bernama jagad layar sinema ini.

Nol Derajat Film (Malang)
Nol Derajat Film merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Brawijaya Malang yang menitik beratkan pada bidang sinematografi. Sebagai wadah kolaboratif, Nol Derajat Film menjadi tempat bagi para anggotanya untuk berproses dan berkarya dalam beragam aspek perfilman. Didirikan pada 19 September 2011 atas inisiatif sejumlah mahasiswa yang memiliki ketertarikan serupa terhadap dunia film, organisasi Nol Derajat Film ini terus tumbuh dan produktif dalam menciptakan karya-karya membanggakan.

Flip Flop Films (Surakarta)
Fl0p Flop Films didirikan pada awal tahun 2023, sebagai wadah production house film tugas, namun kami (beberapa inisiator) telah merancang kolektif ini bukan hanya sebagai wadah PH akan tetapi juga dapat diikutkan di komunitas festival film

Sineas Merdeka (Malang)
Sineas Merdeka atau SINEDEK berdiri pada 2009 dimulai dengan memfokuskan pada kegiatan videografi seperti video-video pendek dan music video, Sineas Merdeka Malang baru menginjakkan kaki di dunia Film Pendek pada tahun 2016, sejak saat itu hingga sekarang Sinedek sudah memproduksi kurang lebih 30 film. walaupun Sineas Merdeka Malang bukan yang tertua dikota malang, tapi komunitas kami adalah salah satu yang paling aktif, hehe …

Organisasi Sinematografi Indie Malang (OSI Titanium Malang) (Malang)
OSI Titanium Malang dibentuk pada 17 September 2015 oleh pembina pertama OSI Titanium Malang. Titanium Kenapa Titanium? karena titanium adalah logam yang tidak mudah untuk korosi dan maka dari itu diharapkan OSI Titanium ini bisa kuat dan anti korosi

The Man Film Club (Yogyakarta)
Didirikan tahun 2022, oleh Jason Ezra Maail- The Man film club lahir saat Ia bingung kemana berlabuh. Sang pendiri mengibaratkan dirinya sebagai “The Man” karena perannya yang membawakan kegiatan untuk tiap orang baru yang akan bergabung ke produksi dari The Man FC. Terus berkembang dan beregenerasi untuk menciptakan film film terbaik dan juga ga jelek.

EMAC (Yogyakarta)
EMAC terbentuk pada tanggal 2014 merupakan sebuah sub-divisi dari EDSA FBS UNY. Anggotanya berasal dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Sastra Inggris. Kegiatan EMAC meliputi pembuatan film pendek, screening film dan diskusi film sebagai bentuk apresiasi

UKM NAVI FILM (Pekalongan)
UKM Navi film adalah organisasi yang didirikan oleh sekelompok mahasiswa yang berinovasi untuk membuat wadah bagi para sineas atau pecinta film untuk bisa mengembangkan keahlian mereka khususnya di UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID Pekalongan

Sinematografi UI (Depok)
Sinematografi UI merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang didirikan pada tanggal 21 Januari 2011 di kampus UI, Depok. UKM ini mewadahi apresiasi dan produksi film, serta keanggotaannya terbuka untuk mahasiswa dari seluruh fakultas yang ada di kampus UI. UKM Sinematografi UI memiliki kegiatan rutin, seperti menulis ulasan dan artikel seputar film, mengadakan workshop, mengadakan acara Layar Kampus (film screening), menggelar UI Film Festival, dan masih banyak lagi.

Cinematography Club Fikom Unpad
(Jatinangor)
Berawal dari sekumpulan mahasiswa pecinta musik, fotografi hingga film yang berada di Universitas Padjadjaran, Bandung. Jatinangor. Mulai berdiri pada tahun 1996 dengan nama Ventilasi, karena ketertarikan yang begitu kuat terhadap film membuat Cinematography Club atau biasa disebut sebagai CC Fikom Unpad ini mulai memberanikan diri untuk berdiri sendiri dengan secara resmi menjadi UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) pada tahun 2006 dibawah kepemimpinan Arif Ramansyah, menjadi sebuah UKM yang berfokus pada bidang film. Selain selalu memproduksi film-film pendek setiap tahunnya—CC Fikom juga banyak dikenal diberbagai festival film pendek lewat berbagai karya-karyanya yang beragam dan juga patut diperhitungkan.

Seling ( Selasa Screening) (Yogyakarta)
Selasa Screening pertama kali didirikan oleh Ryan Ardyansyah, Aditya Raka Pranowo, Ahmad Ammar Arfano, Wisnu Setiawan & Fadhil Senopary. Terbentuknya Seling dikarenakam keresahan di kampus film JFA ini tidak ada komunitas khusus pemutaran film (screening). Penentuan di hari Selasa dikarenakan pada saat itu mata kuliah di hari itu cuman ada satu dan setelah itu kosong tidak ada kegiatan apa-apa. Acara pertama kali Seling itu diadakan pada bulan September tahun 2019.

GERAKAN AYO NONTON (Pekalongan)
Komunitas ini berawal dari keresahan teman-teman pekalongan yang bingun mau dibawa kemana film-film mereka. Nah muncul lah komunitas ini untuk mengenalkan bahwa film tidak selalu disimpang saya melainkan kita bisa bantu untuk menobarkan dan mendistribusikan film tersebut.

Jama'ah Cinema Mahasiswa (Yogyakarta)
JCM didirikan pada tanggal 29 Oktober 1993 tepat pada hari sumpah mahasiswa yang ditandai pemberian secara resmi Piala Su’alik untuk pertama kalinya kepada Eros Djarot sebagai sutradara dari filmnya yang berjudul Nyoman Jadi Presiden. Sutradara Film lainnya yang memperoleh penghargaan Su’alik Award adalah Yudi Subrata dengan Filmnya Badut-Badut Kota, dan Nano Riantorno dengan Film Cemeng 2005. Meskipun JCM berdiri sejak tahun 1993, baru menjadi UKM pada tahun 1997 saat Ketua Senat Mahasiswa Universitas dijabat oleh Abdur Rozaki.

Avikom UPNVYK (Yogyakarta)
Avikom atau Audio Visual Komunikasi, merupakan Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta yang berdiri pada 20 Mei 2001. KSM ini lahir untuk mewadahi pengembangan karya seni mahasiswa ilmu komunikasi di bidang audiovisual khususnya perfilman. Selain itu, melalui Avikom kreativitas dan bakat mahasiswa bisa terasah. Avikom memproduksi berbagai macam film pendek dengan beberapa macam genre, menyesuaikan dengan tema produksi saat itu. Agenda rutin yang dilakukan avikom di antaranya materi pendidikan dasar dan lanjut, produksi film, pelatihan, riset, temu bareng komunitas dan screening film

HIMAFISI UNEJ (Jember)
Himafisi ada sebuah himpunan mahasiswa film dan televisi Universitas Jember yang didirikan sejak 11 September 2011. Himafisi bergerak pada pengembangan mahasiswa film televisi dalam bidang produksi, apresiasi, dan distribusi.

KORRAN (Yogyakarta)
Korran sebelumnya sempat vakum. Waktu pasca pandemi, korran hidup lagi dan mulai bangkit untuk mulai dari 0

Himafisi ISI Surakarta (Surakarta)
Himpunan Mahasiswa Film dan Televisi (Himafisi) merupakan salah satu organisasi mahasiswa di tingkat program studi. Setiap program studi di Institut Seni Indonesia Surakarta memiliki Himpunan Mahasiswa-nya masing-masing yang terbentuk atas dasar penyelenggaraan akademik di kampus. Himpunan Mahasiswa Film dan Televisi atau yang biasa disebut sebagai HIMAFISI menaungi teman-teman mahasiswa program studi Film dan Televisi dan berperan juga sebagai wadah untuk menampung aspirasi mahasiswa Film dan Televisi.