Sukro Si Pengendali Aksara
- Ulasan Film

Tradisi Dalam Animasi
Yogyakarta, Sewon Screening 10 – “Sukro Si Pengendali Aksara” merupakan film pendek animasi stop-motion dokumenter dan fiksi hasil kolaborasi antara The Dancing Whale dan Kampoong Monster. Bercerita tentang perjalanan seorang anak laki-laki bernama Sukro, yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan nama dan aksara dalam gerakan tari. Sukro memulai perjalanan untuk mencari dan menyelamatkan kakaknya, Uman, yang telah menghilang. Kemampuan untuk mengubah susunan aksara menjadi benda sesuai dengan namanya digunakan untuk memulihkan keadaan hewan-hewan yang namanya telah dicuri.
Film ini mengimplementasikan penggunaan tracking dan content-aware fill serta menggabungkan warisan budaya jawa dengan teknik stop-motion dan visual effects. Dalam aspek produksi pada animasi ini perlu adanya kreativitas dan fleksibilitas yang lebih besar dalam menciptakan pengalaman visual bagi penonton, sehingga pada pascaproduksi akan melibatkan beberapa tahap, dimana tahap ini dapat menghapus elemen dalam frame animasi agar sesuai dengan kebutuhan cerita. Semua tahapan ini bertujuan untuk menjaga kekayaan budaya Jawa dalam menciptakan karya yang menghibur dan mendidik.
Salah satu aspek yang sangat menarik dalam film “Sukro Si Pengendali Aksara” adalah bagaimana film menggunakan kekuatan aksara untuk menyelamatkan nama-nama hewan yang telah dicuri. Ini bukan hanya memberikan daya tarik fantastis, tetapi juga mengangkat tema penting tentang identitas dan pelestarian budaya. Visual effect yang digunakan, seperti tracking dan content-aware fill, memberikan pengalaman visual yang kaya dan mendalam, membuat setiap adegan terasa hidup dan autentik. Film ini juga memberikan perspektif baru tentang bagaimana kita dapat memanfaatkan animasi sebagai medium untuk menceritakan cerita-cerita lokal dan warisan budaya yang penting. Kolaborasi antara tradisi dan teknologi modern menjadi kekuatan utama film ini, mengingatkan kita bahwa inovasi dalam seni dapat dilakukan tanpa melupakan akar budaya.
Sebagai sebuah karya yang tidak hanya menghibur, “Sukro Si Pengendali Aksara” memiliki pesan kuat tentang pentingnya menjaga identitas dan budaya, sambil juga mendorong kreativitas dan teknologi dalam seni animasi. Film ini sukses membangkitkan rasa bangga akan budaya lokal, sekaligus membuka pintu bagi eksplorasi lebih jauh dalam dunia animasi Indonesia. Saksikan “Sukro Si Pengendali Aksara” pada program Kumpulan Kisah Awal Kapal dan Kapalnya di Sewon Screening 10.
(Aimee Latisha)
Penulis Aimee Latisha
Editor Nurul A’mal Mustaqimah
Penerjemah Zahwa Syachira
Detail Film
Sukro Si Pengendali Aksara
Petra Paramita | 13 Minutes | 2023 | Bahasa Indonesia
Jadwal Pemutaran
G. Concert Hall, ISI Yogyakarta | 24 SEPTEMBER | 19.00 WIB