Asa
- Ulasan Film

Perbuatan Adalah Cerminan Diri Kita
Yogyakarta, Sewon Screening 10 – “Asa” adalah film pendek dokumenter yang inspiratif dan menyentuh hati, menunjukkan perjuangan dan dedikasi para relawan pendidik di Sanggar Anak Harapan yang bertempat di Tanah Merah, Jakarta Utara. Sanggar Anak Harapan memiliki target utama yaitu membangkitkan kemauan anak-anak disana untuk mengenyam pendidikan, karena menurut mereka pendidikan sangat penting sebagai investasi jangka panjang.
Terletak di wilayah yang dikenal dengan berbagai permasalahan sosial, termasuk kekerasan seksual dan kondisi pendidikan yang memprihatinkan, Sanggar Anak Harapan menjadi sebuah harapan atas pemenuhan hak-hak dasar anak. Film “Asa” yang disutradarai Nigel Giovano Teguh, menggandeng Dikky salah satu relawan Sanggar Anak Harapan untuk dijadikan narasumber dan menceritakan segala tentang Sanggar Harapan Anak.
Sesuai judul film ini “Asa” yang berarti harapan atau keinginan untuk masa depan yang lebih baik. Film ini menyoroti tentang perjuangan dan dedikasi untuk memberikan pendidikan dan peluang yang lebih baik bagi anak-anak di Tanah Merah. Hal uniknya dari Sanggar ini adalah mereka memiliki kurikulum sendiri yang dimana menyesuaikan dengan masalah yang dihadapi masyarakat di Tanah Merah. Sanggar Anak Harapan tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik saja tetapi juga pendidikan untuk mencegah kekerasan seksual yang angka kasusnya tinggi di daerah tersebut. Di dalam film, Dikky menceritakan keprihatinannya terhadap banyak orang tua disana yang anaknya menjadi korban pemerkosaan, malah mendukung untuk menikahkan anak dengan sang pelaku.
“Asa” mengajak penonton untuk peduli dan membantu anak-anak yang di wilayahnya pendidikan masih memprihatinkan. Betapa menyenangkan dan menantang mendidik anak-anak, relawan yang secara sukarela memberi waktu mereka untuk menjadi pendidik di Sanggar tersebut. Nigel Giovano Teguh juga patut diapresiasi karena memperkenalkan Sanggar Anak Harapan melalui film dokumenter ini, semoga banyak yang melihat film ini dan menumbuhkan rasa kepedulian bagi siapapun yang menontonnya.
Film ini mengingatkan kita akan kekuatan pendidikan, bukan hanya sebagai alat untuk belajar, tetapi juga sebagai jalan untuk membebaskan diri dari belenggu kemiskinan, kekerasan dan ketidakadilan. Dikky menyampaikan harapannya agar Sanggar Anak Harapan ini bisa terus berkembang dan tumbuh untuk menjadi sekolah yang legal, tidak dipermasalahkan mengenai tanah, dan baik secara finansial.
Tonton film “Asa” untuk menyaksikan keseruan Dikky dan relawan lainnya saat mengajari anak-anak di Sanggar Anak harapan di program main-event Yang Riuh Berbisik (Official Selection 2) Sewon Screening 10.
(Vitriya Ningrum)
Penulis Vitriya Ningrum
Editor Nurul A’mal Mustaqimah
Penerjemah Zahwa Syachira
Detail Film
Asa
Nigel Teguh | 14 Minutes | 2023 | Bahasa Indonesia
Jadwal Pemutaran
G. Concert Hall, ISI Yogyakarta | 25 SEPTEMBER | 19.00 WIB