Hajat

- Ulasan Film

Terombang-ambing di Perjalanan Keputusasaan

Yogyakarta, Sewon Screening 10 – “Hajat” karya Dimas Dwi Wardhana merupakan film yang menggambarkan emosi melalui Karakter seakan seperti sebuah perahu yang terombang-ambing di tengah lautan gelap, sunyi, penuh ketidakpastian, dan berlayar menuju ujung yang tak terelakkan. Mengikuti kisah Tole dan ibunya yang terjebak dalam penderitaan panjang, berharap untuk mempercepat kematian ayah mereka yang terbaring sakit.

Dimas dengan cermat menggunakan visual yang minim cahaya dan suasana malam yang sepi untuk menciptakan kesan asing, seolah dunia di sekitar Tole dan ibunya semakin menjauh. Adegan-adegan hening menjadi cerminan dari jiwa-jiwa yang lelah, berjuang melawan rasa putus asa yang menghantui mereka setiap hari. 

Narasi yang nyaris tanpa dialog menjadi hal istimewa dari film “Hajat”, namun terombang-ambing. Setiap gerakan dan tatapan membawa penonton ke dalam pergulatan batin karakter. Akting Tole dan ibunya sangat halus, namun sarat emosi, membuat penonton bisa merasakan dilema moral mereka tanpa perlu banyak kata. 

Di balik cerita yang gelap, “Hajat” mengangkat tema tentang batas antara harapan dan keputusasaan. Bagi Tole dan ibunya, kematian bukan lagi sesuatu yang menakutkan, melainkan tujuan yang membawa kebebasan dari penderitaan yang tak berujung. Dengan visual yang melankolis dan cerita yang menggugah hati, “Hajat” berhasil menyajikan sebuah refleksi mendalam tentang cinta, pengorbanan, dan harapan yang terkikis oleh waktu. “Hajat” mengajak penonton untuk tenggelam dalam keheningan, namun tetap menyisakan jejak yang kuat dalam pikiran. 

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan “Hajat” dalam program Kumpulan Kisah Awak Kapal dan Kapalnya (official selection 1) pada Sewon Screening 10. Film ini akan membawa Anda menyelami keheningan yang penuh makna dan meninggalkan jejak yang kuat dalam pikiran Anda.

(Satya Din Muhammad)

Penulis Satya Din Muhammad

Editor Nurul A’mal Mustaqimah

Penerjemah Zahwa Syachira

Detail Film

Hajat

Dimas Dwi Wardhana | 18 Minutes | 2023 | Bahasa Jawa

Jadwal Pemutaran

G. Concert Hall, ISI Yogyakarta | 24 SEPTEMBER | 19.00 WIB

Pembaruan Terhubung