Missing

- Ulasan Film

Kehilangan yang Menggetarkan Hati di Tengah Konflik Tak Berujung

Yogyakarta, Sewon Screening 10 – “Missing” karya Tariq Rimawi adalah sebuah film pendek yang menggambarkan seorang anak yang hidup di tengah-tengah zona konflik. Meskipun hanya berdurasi tiga menit, film ini memiliki dampak emosional yang mendalam dengan cerita berfokus pada kehilangan sederhana seorang anak yang merindukan bola sepak kesayangannya. Simbol kepolosan yang direnggut oleh kekerasan dan ketidakstabilan. 

Dengan penggunaan visual minimalis namun tajam, Rimawi menyampaikan tema kerinduan, ketidakpastian, dan dampak menghancurkan konflik terhadap kehidupan sehari-hari anak-anak. “Missing” berhasil menggabungkan keheningan dan keterbatasan dialog untuk menciptakan suasana kesedihan yang nyata, membawa penonton langsung ke dalam kehidupan anak yang kehilangan pegangan terhadap dunia sekitarnya. 

Meski tidak mengandalkan narasi yang rumit, film ini sangat efektif dalam menyampaikan rasa kehilangan dan keterasingan. Gambar-gambar yang digunakan, seperti bola sepak yang hilang menjadi simbol dari apa yang dirampas oleh perang, kebebasan, masa kanak-kanak, dan harapan. Pesan disampaikan secara simbolik, di balik konflik berkepanjangan, ada kehidupan individu yang terputus, terutama bagi anak-anak yang kehilangan kesempatan untuk merasakan kehidupan normal. 

Film ini bukan hanya sekadar potret tentang kehilangan fisik, tetapi juga menggambarkan kerusakan emosional yang lebih mendalam. “Missing” memberikan ruang bagi penonton untuk merenung tentang konsekuensi jangka panjang perang, khususnya pada generasi muda yang terjebak di dalamnya. Rimawi dengan cerdas menggunakan waktu yang singkat untuk membangun narasi yang kaya akan makna, menyajikan kisah yang mengharukan dan membuat kita bertanya-tanya tentang masa depan anak-anak di wilayah konflik. 

Film ini akan membawa kita pada refleksi mendalam tentang dampak perang terhadap anak-anak dan kehidupan mereka yang terpengaruh oleh konflik berkepanjangan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan “Missing” dalam Special Program: Palestine Cinema Archive di Sewon Screening 10.

(Satya Din Muhammad)

Penulis Satya Din Muhammad

Editor Nurul A’mal Mustaqimah

Penerjemah Zahwa Syachira

Detail Film

Missing

Tariq Rimawi | 3 Minutes | 2010 | –

Jadwal Pemutaran

G. Concert Hall, ISI Yogyakarta | 27 SEPTEMBER | 15.30 WIB

Pembaruan Terhubung