Negeri di Dalam Samudera

- Ulasan Film

Kehidupan yang Terendam: Ketangguhan Warga Sayung Bertahan di Tengah Bencana Rob

Yogyakarta, Sewon Screening 10 – “Negeri di Dalam Samudera” adalah film dokumenter pendek yang disutradarai Amelia Syafira, film ini menyajikan kisah Suwuh, seorang penduduk Sayung, Demak, yang hidup dalam bayang-bayang bencana rob sejak 2005. Air laut yang terus merendam wilayah tersebut hingga saat ini tak hanya mengancam fisik rumahnya, tetapi juga merenggut kenyamanan dan ketenangan hidup sebelum terjadinya bencana ini. Suwuh yang sudah berusia 76 tahun terlihat tetap menjalani hidupnya dengan apa adanya walau kediamannya hampir tenggelam, mungkin juga karena ia sudah lama hidup di dalam banjir ini. Suwuh tinggal bersama anaknya yang memiliki keterbelakangan, rumah yang mereka tinggali jauh dari kata layak dan nyaman. 

Peristiwa rob di Sayung, Demak, adalah fenomena naiknya permukaan air laut yang menyebabkan genangan air di daratan. Sejak 2005, daerah ini mulai merasakan dampak rob, yang diperburuk oleh perubahan iklim dan penurunan tanah akibat eksploitasi sumber daya alam. Akibatnya, banyak rumah dan lahan pertanian terendam, mengakibatkan kerugian ekonomi dan sosial bagi penduduk setempat. Film “Negeri di Dalam Samudera” mengikuti keseharian Suwuh untuk menunjukkan betapa krisisnya hidup yang dijalaninya. Saya sendiri tidak tau kalau di Demak ada bencana Rob ini yang sedang dihadapi warganya, tapi melalui film ini saya menjadi tau, dan timbul rasa untuk memberi dukungan terhadap warga Sayung.  

Dengan durasi yang singkat, film “Negeri di Dalam Samudera” melihatkan kepada kita dampak nyata dari perubahan iklim yang kerap diabaikan. Film ini menangkap sisi humanis dari bencana lingkungan yang bukan hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengubah tatanan kehidupan sosial, emosional, dan mental penduduk yang terkena dampaknya. Melalui keteguhan Suwuh dan warga-warga lain yang tetap memilih untuk bertahan dan menghadapi tantangan ini, saya melihat ini adalah sebuah kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup, terutama dalam menghadapi bencana alam yang sering memberi kejutan tak terduga. Selain menyoroti krisis yang dialami Suwuh dan kehidupan warga di Sayung, dokumenter ini juga seolah-olah menyampaikan pesan ketidakadilan yang dialami masyarakat di daerah rawan bencana, menuntut orang yang menonton film ini untuk lebih peduli terhadap sesama. Masih menjadi pertanyaan bahwa sejak 2005 apa yang sudah pemerintah lakukan untuk mengatasi permasalahan ini?.

Saksikan Film Dokumenter “Negeri di Dalam Samudera” pada program Sementara untuk Selama-lamanya (Official Selection 3) Sewon Screening 10.

(Vitriya Ningrum)

Penulis Vitriya Ningrum

Editor Nurul A’mal Mustaqimah

Penerjemah Zahwa Syachira

Detail Film

Negeri di Dalam Samudera

Amelia Syafira | 13 Minutes | 2023 | Bahasa Indonesia dan bahasa Jawa

Jadwal Pemutaran

G. Concert Hall, ISI Yogyakarta | 26 SEPTEMBER | 19.00 WIB

Pembaruan Terhubung