Noda-noda Seragam
- Ulasan Film

Karena pada Akhirnya, Hidup Terus Berjalan Bersama Setiap Persoalan yang Harus Kita Hadapi
Yogyakarta, Sewon Screening 10 – “Noda-noda Seragam” merupakan film pendek fiksi karya Duifadia Dissa yang memperlihatkan dinamika kehidupan keluarga kecil yang penuh ketegangan dan kerentanan, tapi dibaliknya ada sebuah kehangatan kecil yang membuat keluarga itu terlihat kokoh dalam menghadapi masalah mereka. Film ini bercerita tentang Alvin, seorang remaja korban bullying di sekolahnya sehingga membuat seragam SMA-nya terdapat noda darah. Alvin tinggal bersama Ibu dan Adik lelakinya, ia memiliki seorang ibu yang overprotektif, karena terlambat pulang dari sekolahnya Alvin ditelpon ibunya untuk menyuruhnya segera pulang, ibu Alvin juga menyuruhnya untuk mengunci pintu rumah dua kali dan jangan membuka pintu jika ada yang menggedor-gedor.
Sutradara film “Noda-noda Seragam” membangun suasana tegang dengan baik, dimulai sejak Alvin pulang ke rumah, kemudian ia berusaha menghapus jejak noda darah di seragamnya, dan di saat bersamaan ketukan pintu misterius dari luar menciptakan rasa takut dan paranoia. Menimbulkan pertanyaan, siapa yang menggedor-gedor pintu rumah Alvin? Masalah apa yang sedang Alvin dan keluarga hadapi?. Penonton benar-benar diajak turut serta merasakan ketegangan dan kompleksitas keluarga kecil ini. Karakter dalam film ini dibangun dengan baik, sutradara film ini mengarahkan adegan dengan baik.
Saat menonton film ini saya turut serta merasakan setiap emosi yang dihadapi masing-masing karakter. Ketegangan yang dibangun melalui konflik yang dialami Alvin membuat saya merasakan kepanikan dan ketakutan yang ia alami. Saya sangat puas dengan akhir film ini, membuat saya merasakan ikatan kuat yang terjalin di keluarga ini, bersama-sama mereka menghadapi realitas pahitnya kehidupan. Film ini mengingatkan saya tentang kenyataan hidup akan terus berjalan beriringan dengan tantangan masalah yang harus dihadapi, tapi jika menghadapinya bersama-sama, mungkin masalah tersebut sedikit ringan untuk dilewati.
Saya melihat keluarga kecil di dalam film ini bahwasannya, hidup mereka akan terus berjalan, dan mereka akan menghadapinya bersama-sama. Setiap noda yang harus dibersihkan, setiap ketukan di pintu, akan memperkuat ikatan mereka. Lantas siapa yang menggedor-gedor pintu rumah mereka? Masalah apa yang sedang mereka hadapi? dan apakah noda di seragam Alvin bisa hilang?.
Saksikan film “Noda-noda Seragam“ pada program main-event Yang Riuh Berbisik (Official Selection 2) Sewon Screening 10 untuk menemukan jawabannya.
(Vitriya Ningrum)
Penulis Vitriya Ningrum
Editor Nurul A’mal Mustaqimah
Penerjemah Zahwa Syachira
Detail Film
Noda-noda Seragam
Duifadia Dissa | 19 Minutes | 2024 | Bahasa Indonesia
Jadwal Pemutaran
G. Concert Hall, ISI Yogyakarta | 25 SEPTEMBER | 19.00 WIB