Oskab Geger Geden

- Ulasan Film

Prasangka Buruk Dapat Menimbulkan Geger Geden (Keributan Besar)

Yogyakarta, Sewon Screening 10 – Kalian pasti pernah mendengar desas-desus yang beredar di masyarakat mengenai pedagang yang melakukan pesugihan agar dagangannya laris manis. Namun, hal tersebut merupakan prasangka buruk belaka yang tidak memiliki bukti-bukti rasional dan objektif. Indonesia merupakan negara yang mayoritas masyarakatnya masih percaya dengan hal-hal mistis, di tengah negara lain yang terfokus pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemunduran ini sangat disayangkan, karena dapat menghambat Indonesia untuk melangkah maju, mengingat sumber daya manusianya masih mengurusi hal-hal yang tidak objektif. Hal ini juga menjadi keresahan bagi Dzauqy Fahmi Ilham, sutradara film “Oskab Geger Geden”, yang menuangkan keresahannya dalam film tersebut.

Film “Oskab Geger Geden” menceritakan tentang dua warung bakso, yaitu Warung Oskab Bu Nur dan Warung Bakso Mantul Bu Wati. Kedua warung tersebut berdampingan, hanya dipisahkan oleh jalan setapak. Hubungan Bu Nur dan Bu Wati tidak begitu akur, mereka bersaing dalam bisnis yang mereka jalani. Terjadi sebuah konflik yang cukup besar, di mana mereka saling menuduh bahwa warung bakso saingannya menggunakan pesugihan (bekerja sama dengan setan) untuk mendatangkan pelanggan. Perseteruan mereka semakin menjadi-jadi, dan mereka saling mencari kesalahan satu sama lain. Di tengah keributan mereka, ada drone yang lewat kesana-kemari, tidak tahu milik siapa.

Karena perseteruan tersebut, Bu Nur dan Bu Wati jadi lalai akan Warung Bakso milik mereka, padahal seharusnya mereka berupaya untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Mereka seharusnya bersaing dalam hal yang mendorong inovasi, bukan saling menjatuhkan dengan tuduhan tak berdasar. Dalam film ini, ditunjukkan bahwa konflik yang terjadi akhirnya merugikan semua pihak. “Oskab Geger Geden” memberikan pelajaran tentang etika dalam berbisnis. Tuduhan pesugihan menimbulkan kerugian dan konflik yang tidak perlu. Sebaiknya fokus terhadap peningkatan kualitas, inovasi, dan pelayanan yang baik agar bisnis yang dijalani semakin maju. Film ini mengajak kita untuk berpikir dua kali sebelum melontarkan tuduhan, dan berusaha menyelesaikan persaingan dengan cara yang sehat dan positif.

Film “Oskab Geger Geden” menjadi film yang layak dinikmati. Selain terdapat unsur komedi di dalamnya, film ini juga mengangkat isu yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Film ini dibangun dengan melihat kenyataan yang sering terjadi di masyarakat, dan pesan yang tersirat di dalamnya tersampaikan dengan baik. Saksikan film “Oskab Geger Geden” di Layar Tandang: Malang Sewon Screening 10. Temukan jawaban drone yang melintas kesana-kemari itu milik siapa.

(Vitriya Ningrum)

Penulis Vitriya Ningrum

Editor Nurul A’mal Mustaqimah

Penerjemah Zahwa Syachira

Detail Film

Oskab Geger Geden

Dzauqy F. Ilham | 15 Minutes | 2022 | Indonesia

Jadwal Pemutaran

Malang Creative Center | 9 JUNI | 17.30 WIB

Pembaruan Terhubung