Zuhud
- Ulasan Film

Bisakah Kita Hidup Bahagia dalam Kesederhanaan?
Yogyakarta, Sewon Screening 10 – Kita hidup di dunia ini kadang selalu merasa kurang atas apa yang kita miliki, selalu berusaha mengejar kemewahan duniawi yang tidak ada habisnya, berlomba-lomba untuk terlihat sempurna dan membutakan kita akan rasa syukur atas apa yang telah kita miliki dan cukup untuk kita. Pertanyaannya adalah apakah dengan berlomba-lomba mengejar kemewahan duniawi membuat kita bahagia? atau malah sengsara dan tersiksa untuk memenuhi ambisi tersebut?. Bisakah kita bahagia dengan kesederhanaan yang kita miliki?.
Dalam film “Zuhud” yang disutradarai Azwar Affrian Affandhi, memperlihatkan ada orang yang tetap bahagia atas kekurangan yang dimilikinya karena merasa cukup dan mensyukuri hal tersebut. Film “Zuhud” menceritakan tentang tim dari acara TV Bongkar Rumah yang sedang mencari rumah yang tidak layak huni untuk dibongkar dan dijadikan layak. Kemudian mereka bertemu dengan seorang bapak tukang becak dan tertarik untuk mengunjungi rumah bapak tersebut. Jauh dari kata sempurna mereka melihat gubuk sederhana yang ditinggali bapak tersebut bersama istrinya. Kemudian mereka memutuskan untuk memilih rumah tersebut untuk dibongkar, tetapi sepasang suami istri itu menolak rumahnya dibongkar, mereka nyaman tinggal di rumah itu dan menurut mereka masih banyak yang lebih membutuhkan bantuan tersebut daripada mereka. Namun tim dari acara TV yang terdesak tersebut memaksa agar bapaknya mau rumahnya dibongkar.
Seperti judulnya film ini “Zuhud” yang berarti hidup dalam kesederhanaan dan menjauhkan diri dari mengejar kemewahan duniawi. Zuhud merupakan ajaran penting dalam islam yang mengajarkan tentang keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat. Orang yang zuhud merasa cukup dengan apa yang dimiliki dan tidak terikat pada harta benda. Tercermin pada karakter sepasang suami istri dalam film ini yang hidup dalam kesederhanaan dan tidak terikat pada materi. Film ini mengajarkan bahwa hidup dalam kesederhanaan dan tidak terikat pada materi bisa membuat kita tetap hidup bahagia. Meskipun hidup dalam kondisi sulit, kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal kecil dan sebuah rasa syukur.
“Zuhud” adalah film pendek yang dapat memberi refleksi mendalam tentang memiliki rasa syukur atas apa yang dimiliki. Ceritanya dibalut dengan sederhana namun berhasil menyampaikan makna yang relevan dengan kehidupan kita saat ini yang selalu mengejar kemewahan duniawi. Mengajak kita untuk merenung tentang apa yang sebenarnya kita kejar di dunia yang sementara ini.
Saksikan film “Zuhud” di Layar Lanskap Yogyakarta Sewon Screening 10 untuk melihat betapa reyotnya rumah tersebut dan apakah rumah itu jadi dibongkar?.
(Vitriya Ningrum)
Penulis Vitriya Ningrum
Editor Nurul A’mal Mustaqimah
Penerjemah Zahwa Syachira
Detail Film
Zuhud
Azwar Affrian Affandhi | 15 Menit| 2023 | Indonesia
Jadwal Pemutaran
Yogyatorium Dagadu Djokdja | 13 JULI | 18.30 WIB